KesehatanGaya HidupKecantikan

Wanita Hamil Tapi Haid? Ini Dia 7 Penjelasan Medisnya

Wanita Hamil Tapi Haid? Ini Dia 7 Penjelasan Medisnya

Rasanya tidak mungkin jika hamil tapi haid. Karena dua kondisi ini saling berlawanan. Jika seorang wanita hamil, sudah pasti ia tidak lagi mengalami haid. Akan tetapi, ada kondisi di mana dua hal tersebut terjadi secara bersamaan lho.

Baca Juga: Kisah Inspiratif Pengusaha yang Bakal Menumbuhkan Semangat

Kok bisa? Apa itu normal? Atau itu pertanda buruk? Semua pertanyaan tersebut akan terjawab di artikel ini. Jadi, bagi kamu yang mungkin merasa sudah hamil tapi kok keluar darah dari vagina yang mirip dengan haid, jawabannya segera terjawab

Yang pasti, bukan kamu saja yang mengalami hal tersebut. Tidak banyak wanita tapi ada beberapa dari mereka yang hamil tapi haid. Dan itu sebenarnya bukan hal yang perlu dikhawatirkan asalkan apa yang kamu alami tersebut tidak menunjukkan suatu kondisi yang aneh.

Apa Hamil Tapi Menstruasi Itu Hal yang Wajar?

Hamil Muda - Wanita Hamil

Satu pertanyaan yang harus dijawab lebih awal. Apakah seorang wanita yang hamil bisa tetap mengalami haid? Sebenarnya, terlalu dini untuk mengartikan bahwa darah yang keluar dari vagina seorang wanita yang sedang hamil itu darah haid. Hanya saja, benar sekali jika darah bisa keluar.

Cukup banyak kasus di mana wanita hamil mengeluarkan darah yang mirip dengan haid. Entah itu dari tekstur darahnya atau darah rasa sakit ketika darah tersebut keluar. Dan ini terjadi di saat kehamilan awal atau kehamilan trimester pertama. 

Bagi dokter kandungan, ini sebenarnya hal yang wajar. Hanya saja, itu bukan darah haid. Ada faktor penyebab lain yang membuat darah keluar dari vagina yang menyerupai haid.

Keluarnya darah tersebut bervariasi. Ada yang hanya berupa bercak. Ada juga yang berupa darah keluar deras sama persis seperti haid. Hal inilah yang kemudian dikatakan seorang wanita hamil tapi haid.

Penyebab Wanita Hamil Tapi Haid 

Lalu, apa penyebab darah keluar dari vagina saat seorang wanita hamil? Banyak sekali faktor penyebabnya. Dan berikut ini beberapa faktor yang paling sering menyebabkan keluarnya darah yang mirip seperti haid saat hamil:

1. Adanya Perubahan pada Leher Rahim

Cervix - Wanita Hamil

Saat hamil, ada janin yang menempel di rahim. Dan saat itulah terjadi perubahan pada leher rahim. Karena perubahan tersebut, ada beberapa permukaan leher rahim yang mengalami peluruhan. Peluruhan tersebut keluar dalam bentuk darah atau bahkan gumpalan. 

Ada beberapa wanita yang hanya mengeluarkan darah dalam jumlah yang sedikit. Hanya bercak-bercak saja. Namun, ada juga yang mengeluarkan darah deras. Ini tergantung pada kondisi rahim masing-masing wanita.

2. Infeksi Vagina

Vagina - Wanita Hamil

Ini yang patut untuk diwaspadai. Karena bisa saja seorang wanita merasa hamil tapi haid. Padahal, ia sedang mengalami apa yang disebut dengan infeksi vagina. Infeksi ini bisa dikarenakan adanya bakteri yang masuk ke dalam vagina. Ada adanya infeksi menular seksual.

Inilah mengapa setiap wanita hamil sangat disarankan untuk konsultasi ke dokter. Terutama di kehamilan awal. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui apakah ada resiko terjadi infeksi atau tidak.

3. Kehamilan Ektopik

Wanita Hamil

Apa itu kehamilan ektopik? Secara sederhana, ini adalah kehamilan yang terjadi tidak di dalam rahim tapi di luar rahim. Umumnya, sel telur dibuahi lalu menjadi janin dan berkembang di dalam rahim. Tapi ada kalanya janin menempel justru di luar bagian rahim.

Ini hal yang tidak wajar dan perlu sekali penanganan langsung. Biasanya, dokter akan melakukan operasi untuk pengangkatan. Karena jika tidak, janin bisa gagal berkembang lantaran tidak mendapatkan suplai nutrisi dari tubuh wanita hamil. Sementara itu, sang wanita hamil juga berisiko karena akan terus mengalami pendarahan yang disebabkan oleh kehamilan ektopik.

Jadi, darah yang keluar saat hamil seperti ini bukan darah haid melainkan darah yang disebabkan janin berkembang di luar rahim. 

4. Hamil Anggur

Hamil Anggur - Wanita Hamil

Apa itu hamil anggur? Dalam dunia medis, ini disebut dengan hamil molar. Ini merupakan kondisi di mana sel telur sudah dibuahi. Akan tetapi, sel telur yang sudah dibuahi tersebut tidak berkembang menjadi janin.

Dan jangan salah. Kondisi semacam ini sering kali berujung pada hal yang sangat berbahaya. Pasalnya, sel telur yang tidak berkembang menjadi janin tersebut bisa menjadi kanker dan menyebar ke bagian tubuh wanita hamil. Jika tidak segera diangkat, maka ini akan mengganggu rahim dan juga kesehatan organ tubuh lainnya.

Untuk itu, kamu harus tahu apa saja gejala-gejalanya. Hamil anggur biasanya ditandai dengan membesarnya perut seolah hamil tapi begitu besar. Perut cepat sekali membesar dan terlihat tidak wajar. Dan itu dibarengi dengan gejala lain seperti mual, muntah, dan keluarnya darah melalui vagina. Ini yang sering membuat seseorang melihatnya seperti hamil tapi haid.

5. Keguguran

Keguguran - Wanita Hamil

Ada banyak sekali kasus di mana seorang wanita hamil tiba-tiba kehilangan janin yang ada di dalam kandungan. Benarkah demikian? Beberapa orang mengatakan hal ini dengan suatu hal yang berbau mistis. Padahal tidak. 

Secara medis, bisa saja rahim tiba-tiba kosong padahal dokter sudah menyatakan bahwa seorang wanita sedang hamil. Kosongnya rahim tersebut disebabkan janin mengalami keguguran dan tidak disadari. Darah terus keluar tanpa disadari seolah itu darah normal yang keluar saat hamil. Padahal, itu adalah darah dari janin yang gagal berkembang.

6. Plasenta Lepas

Plasenta Lepas - Wanita Hamil

Hamil tapi haid ditandai dengan keluarnya darah dari vagina. Tapi, bisa saja itu darah karena plasenta yang lepas dari dinding rahim. Ini hal yang wajar asalkan plasenta tidak habis.

7 .Pengaruh Hubungan Seks Saat Hamil

Berhubungan Saat Hamil - Wanita Hamil

Darah bisa saja keluar dari vagina wanita hamil setelah ia melakukan hubungan seksual dengan suami. Gesekan alat kelamin bisa menyebabkan pendarahan. Dan itu bukan hal yang perlu dikhawatirkan.

Nah, itulah beberapa faktor penyebab wanita hamil mengeluarkan darah saat hamil. Apakah itu darah haid? Belum tentu. Yang pasti, harus ada tindakan cepat yang sebaiknya dilakukan.

Tindakan yang Sebaiknya Dilakukan

Apapun penyebab darah yang keluar melalui vagina, harus ada tindakan yang segera perlu dilakukan.

Pertama-tama, segera pakai pembalut, terutama jika darah keluar begitu deras. Setelah itu, lihat warna darah yang keluar apakah itu mirip dengan darah haid atau sedikit ada gumpalan.

Langkah selanjutnya, kamu harus lebih bisa menjaga kebersihan vagina. Gunakan tisu yang bersih setiap kali membersihkan vagina setelah buat air kecil. Tunda dulu melakukan hubungan seksual dengan pasangan. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, ada kemungkinan darah yang keluar itu disebabkan oleh hubungan seksual.

Baca Juga: Cara Cepat Untuk Mengatasi Sesak Nafas

Lakukan istirahat total agar tubuh kamu melakukan perbaikan sendiri. Hindari melakukan aktivitas fisik yang berat. Konsumsi lebih banyak air putih. Jika darah tidak segera berhenti keluar, segera ke bidan atau dokter kandungan untuk mendapatkan pemeriksaan. Karena banyak sekali faktor penyebab keluarnya darah saat hamil. Jadi, pemeriksaan intensif harus dilakukan untuk mengetahui apa penyebabnya.

What is your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Kesehatan