Kesehatan

Gejala Awal Diabetes yang Setiap Orang Harus Ketahui

Diabetes kini menjadi salah satu penyakit yang paling mematikan. Lebih parah lagi, terkadang orang tidak tahu gejala awal diabetes. Ada yang masih menganggap bahwa diabetes itu hanya dialami oleh orang gemuk saja.

Baca Juga: Tempat Wisata di Jogja Dekat Malioboro

Dulu, penyakit ini sangat dikhawatirkan oleh masyarakat Amerika. Pasalnya, kegemukan serta pola makan yang kurang baik menyebabkan angka diabetes tinggi di sana. Namun, diabetes kini tidak hanya ditandai dengan kegemukan. Orang dengan berat badan ideal atau bahkan kurus juga bisa terkena diabetes.

Lalu, gejala diabetes itu seperti apa? Yang jelas, gemuk tidak bisa lagi dijadikan patokan bahwa seseorang berisiko diabetes. Bukan itu gejala yang harus kamu jadikan patokan.

5 Gejala Awal Diabetes yang Patut Diwaspadai 

Setidaknya ada 5 gejala paling awal yang bisa menjadi pertanda bahwa seseorang kemungkinan terkena diabetes. Apa saja kelima gejala tersebut:

1. Mudah Haus

Mudah Haus - Gejala awal diabetes

Sekilas, tidak ada hubungannya antara diabetes dan mudah haus. Namun, para ahli medis mampu menjelaskan hubungan keduanya.

Saat kamu mengalami diabetes, tubuh bekerja begitu keras. Terutama ginjal. Apakah kamu tahu apa fungsi ginjal? Salah satu fungsinya adalah menyerap apa saja yang berbahaya untuk tubuh. Bukan hanya racun tapi juga kelebihan gula.

Sayangnya, jika kandungan gula darah tinggi, ginjal menyerapnya dengan cara menyerap cairan. Cairan tersebut kemudian dibuang dari dalam tubuh berupa urine.

Dan apa yang terjadi jika banyak cairan diserap? Tubuh kekurangan cairan. Hingga akhirnya kamu mudah sekali merasa haus. Inilah gejala awal diabetes yang sepatutnya untuk diperhatikan.

2. Sering ke Kamar Mandi

Sering ke Kamar Mandi - Gejala awal diabetes

Ini ada kaitannya juga dengan gejala pertama. Saat ginjal menyerap cairan, tujuannya sebenarnya untuk mengurangi kadar gula dalam darah yang berlebihan. Akan tetapi, cairan juga ikut terserap. Lalu cairan dibuang dalam bentuk urine. Saat itulah kamu akan lebih sering ke kamar mandi untuk buang air kecil.

Secara umum, normalnya kamu buang air kecil setiap hari kurang lebih 8 kali. Minimal 4 kali. Jika kamu sering buang air kecil lebih dari 8 kali setiap hari, ada kemungkinan itu adalah gejala awal diabetes

3. Berat Badan Turun Signifikan

Berat Badan Turun Signifikan - Gejala awal diabetes

Ini yang menjadi bukti lain gejala awal diabetes tidak hanya menyerang orang yang gemuk. Bahkan, bisa saja turunnya berat badan secara signifikan itu justru gejala penyakit diabetes.

Ada Analisis ilmiahnya mengapa ini bisa terjadi. Tubuh memerlukan energi. Dan energi itu bisa diambil dari mana saja. Salah satunya dari gula. Saat cadangan karbo sudah mulai habis, tubuh akan mencari sumber energi baru, yaitu gula.

Sayangnya, masalah insulin yang ada di dalam tubuh pasien diabetes membuatnya tidak mampu merubah gula menjadi energi. Hingga akhirnya tubuh mencari solusi lain, yaitu mencari protein. Semua protein yang ada di tubuh seperti di otot diubah sehingga menjadi energi.

Apa yang kemudian terjadi selanjutnya? Tubuh kekurangan protein. Otot mulai mengecil atau lembek. Tubuh kekurangan massa otot dan berat badan pun turun drastis.

Jadi, masih percaya bahwa diabetes itu hanya ditandai dengan kegemukan? Informasi mengenai gejala awal diabetes yang satu ini sudah cukup untuk mengubah pikiran kamu.

4. Nafsu Makan Bertambah

Nafsu Makan Bertambah - Gejala awal diabetes

Di poin yang ketiga di atas, turunnya berat badan menjadi salah satu gejala awal diabetes. Lalu, bagaimana dengan poin nomor 4? Kenapa justru nafsu makan naik? Bukankah nafsu makan naik membuat berat badan naik juga? Atau bisa juga kamu berpikir bahwa berat badan turun pasti nafsu makannya turun.

Dalam kasus diabetes, tidak ada hubungannya antara kenaikan berat badan dengan bertambahnya nafsu makan. Tingginya nafsu makan ini lebih disebabkan karena respons tubuh yang salah.

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, insulin yang berperan untuk mengubah gula menjadi energi tidak bisa bekerja secara maksimal. Padahal, tubuh butuh energi. Hingga akhirnya tubuh mencari apa saja yang bisa diubah menjadi energi.

Bagaimana jika tidak ada? Tubuh akan memberikan sinyal bahwa ia membutuhkan asupan makanan lagi. Dan inilah yang membuat nafsu makan bertambah seolah-olah tubuh butuh. Padahal, sudah ada gula yang begitu banyak di dalam tubuh. Karena insulin tidak bisa mengubah gula menjadi energi, tubuh memberikan perintah agar mendapatkan asupan makanan lagi.

5. Luka Sulit Disembuhkan

Luka Sulit Disembuhkan - Gejala awal diabetes

Pada dasarnya, tubuh sudah memiliki sistem untuk melakukan perbaikan sendiri ketika terjadi luka. Aliran darah membawa oksigen yang akan membuat proses penyembuhan berjalan secara otomatis.

Sayangnya, ketika kamu mengalami gejala awal diabetes, hal tersebut tidak terjadi. Saat diabetes, dinding pembuluh darah arteri menjadi lebih kecil. Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar gula di dalam darah.

Karena arteri mengecil, aliran darah terutama ke daerah yang terluka terhambat. Oksigen tidak bisa disalurkan secara lancar. Luka pun tidak bisa disembuhkan dengan cepat. Bahkan, luka cenderung semakin parah. 

Maka dari itu, penderita diabetes saat terluka harus mendapatkan perawatan khusus. Jika tidak, luka semakin parah dan semakin sulit untuk diobati.

Nah, itulah beberapa gejala awal diabetes yang harus kamu waspadai. Ini bukan untuk menakut-nakuti tapi agar membuat siapa saja lebih bisa melakukan langkah antisipasi. Termasuk kamu yang mungkin sudah merasa ada gejala diabetes di dalam tubuh.

Yang Harus Segera Dilakukan

Bagaimana jika tanda awal diabetes itu muncul? Sebenarnya, tidak ada yang bisa memastikan selain dokter. Gejala hanya pertanda saja. Untuk memastikan, kamu harus datang ke dokter agar dilakukan tes darah untuk memastikan apakah itu gejala awal diabetes atau tidak.

Namun, agar kamu tidak terlalu panik, akan lebih baik jika kamu menunda dulu. Kamu bisa melakukan beberapa hal seperti lebih rajin berolahraga, memastikan berat badan ideal, serta mengurangi mengkonsumsi karbo dan juga makanan yang mengandung gula. Setelah itu kamu lakukan setidaknya 1 atau 2 bulan perhatikan perbedaannya. Apakah gejala-gejala awal diabetes tetap muncul?

Mungkin kamu akan merasa lebih baik. Tubuh merasa lebih fit daripada sebelum kamu melakukan kebiasaan-kebiasaan baik tersebut. Jadi, kamu harus tetap melakukannya. Baru kemudian kamu bisa ke dokter dengan penuh kepercayaan diri. 

Jika memang dokter mengindikasikan bahwa kamu terkena diabetes, dokter pasti akan memberikan saran medis. Jika diabetes masih dalam level rendah, tidak akan ada obat yang akan diberikan. Kamu hanya akan diminta untuk meneruskan menerapkan pola hidup yang sehat. Lalu, dokter biasanya akan menyarankan agar kamu melakukan pemeriksaan rutin, entah itu satu atau dua bulan sekali. Hanya untuk mengetes gula dalam darah saja.

Baca Juga: Tips Packing Liburan di Pantai agar Menyenangkan

Yang jelas, panik bukan jawaban ketika gejala awal diabetes muncul. Justru kamu harus membuang kepanikan tersebut. Isi pikiran dengan hal-hal yang positif. Lalu wujudkan dalam tindakan yang positif juga. Jangan memikirkan diabetes tapi pikirkan gaya hidup sehat yang harus kamu lakukan. Karena kepanikan hanya akan memperburuk kondisi kesehatan kamu.

What is your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Kesehatan