InspirasiGaya Hidup

Kisah Mahasiswa Sukses Berwirausaha yang Memulai Bisnis Super Sederhana

3 Kisah Mahasiswa Sukses Berwirausaha yang Memulai Bisnis

Menjalani dua profesi sebagai mahasiswa dan juga pebisnis memang tidak mudah. Namun, ada lho sederet kisah mahasiswa sukses berwirausaha. Mereka bukan anak jenius. Mereka hanya anak yang berani untuk berada di luar zona nyaman dengan cara menyeimbangkan waktu antara kuliah dengan membangun usaha.

Baca Juga: Pentingnya Menentukan Ide Membuat Startup

Tidak banyak yang bisa melakukan dua hal tersebut secara seimbang. Namun, ada lho mahasiswa yang berhasil di dunia akademik dan juga sukses di dunia bisnis. Bahkan, sebelum lulus, mereka sudah memiliki penghasilan yang besar. Jadi, mereka sudah tidak lagi memikirkan mau melamar pekerjaan di mana setelah lulus nanti karena mereka justru sudah mempekerjakan banyak orang.

Dan satu lagi. Ternyata, dari beberapa kisah mahasiswa sukses berwirausaha tersebut, kebanyakan ide bisnisnya itu super sederhana. Bahkan, mahasiswa yang lain pun sebenarnya bisa melakukannya. Tapi, kenapa tidak semua bisa ya?

Tentu saja selain ide, harus ada keberanian dan dedikasi yang tinggi untuk membangun usaha. Nah, kisah mahasiswa sukses berwirausaha berikut ini bisa kamu jadikan pelajaran secara teladan.

Elang Gumilang Memiliki Rumah Sendiri Saat Masih Semester 6

Rumah Impian - Mahasiswa Sukses

Nama Elang Gumilang sering terdengar, bukan? Apalagi di kalangan milenial. Namanya selalu dielu-elukan. Ia adalah mahasiswa sukses dan menjadi bos properti yang mulai usahanya di saat ia masih di bangku kuliah. Sekarang, ia membangun ribuan properti murah yang memang ditujukan untuk masyarakat yang kurang mampu untuk memiliki hunian yang baik dan sehat.

Namun, siapa sangka jika Elang ini sebelumnya bukanlah orang yang tertarik di bidang properti. Ia hanya ingin survive lantaran ia berasal dari keluarga yang kurang mampu. Jiwa survival dan entrepreneurship ini sudah muncul ketika usianya masih muda. Bahkan, sebelum ia masuk kuliah. Waktu di bangku SMA, ia sudah mulai berbisnis seperti berjualan donat di sekolah. Targetnya tidak sedikit. 10 juta rupiah karena uang itulah yang dibutuhkan untuk biaya kuliah.

Sejak kuliah di IPB, jiwa wirausahanya semakin menggelora. Namun, ia tidak lagi berjualan donat melainkan berjualan sepatu. Lalu, muncul ide lain berbisnis lampu neon. Ini bisa dikatakan bisnis yang paling awal yang menguntungkan karena keuntungan dari pengadaan lampu bisa mencapai 15 juta.

Hanya saja, ada satu masalah. Sebagai mahasiswa sukses dan supplier, perputaran uang yang didapatkan tidak begitu cepat. Pasalnya, ini hanya berupa proyek yang sifatnya tidak rutin. Akhirnya, ia beralih berjualan minyak. Perputaran uang begitu cepat. Namun, kegiatan jualan tersebut mengganggu kegiatan belajarnya di bangku kuliah. Dan ia pun memutuskan untuk berhenti berjualan minyak.

Ia pindah ke bisnis lain yaitu membuka Lembaga pembelajaran Bahasa Inggris. Ia mendatangkan native speaker lalu bekerja sama dengan pihak kampus. Usaha ini sangat menguntungkan sekaligus ia memiliki banyak waktu luang. Saat itulah ia berpikir untuk mengisi waktu dengan cara berjualan properti. Dan ia berhasil. Bahkan, ia pun memiliki rumah sendiri di saat ia baru berada di semester 6.

Ketertarikannya di bidang properti membuatnya berpikir apalagi yang bisa ia lakukan. Ia melihat banyak masyarakat ekonomi bawah yang sulit memiliki rumah. Muncullah ide membuat perusahaan properti yang ia namai dengan Gemilang Property Griya Salak Indah I. Ia menjual properti dengan harga yang sangat murah, yaitu sekitar 22 juta hingga 40 an juta saja.

Ahmad Musyaddad: Mahasiswa Sukses Sekaligus Santri yang Berwirausaha

Makanan Ikan Kaleng - Mahasiswa Sukses

Ahmad Musyaddad tidak hanya seorang mahasiswa tapi juga santri. Ia santri yang kuliah di UGM jurusan filsafat. Ia adalah orang yang dikabarkan pertama kali menemukan ide mengemas olahan ikan bandeng ke dalam sebuah kaleng. Produk ini kemudian dinamakan dengan Bandeng Rawe. Ini salah satu produk yang membuatnya menjadi mahasiswa sukses muda dan sukses berwirausaha.

Kisah mahasiswa sukses berwirausaha yang satu ini sudah sering diceritakan. Pasalnya, ia juga sering diundang dalam sebuah pelatihan UMKM di sekitar wilayahnya. Hal ini tidak lepas dari usaha Bandeng Rawe yang ia dirikan.

Tidak hanya itu. Ada dua produk lain, yaitu Bakpia Lumer dan Makaroni Rawe. Ketiga produk ini sudah masuk di gerai-gerai beser seperti Carrefour dan juga toko oleh-oleh di sekitar Jogjakarta.

Dan siapa sangka jika ia menjalankan bisnis ini hampir tanpa modal. Kok bisa? Tentu saja bisa. Musyaddad mampu meyakinkan investor untuk membiayai bisnisnya tersebut.

Yukka Harlanda dengan Produk Sepatu Lokalnya

Pengusaha Sepatu - Mahasiswa Sukses

Mungkin kamu tidak kenal dengan mahasiswa sukses yaitu, Yukka Harlanda. Tapi, bagaimana dengan Brodo? Brand ini sudah sangat terkenal, terutama di kalangan pria. Brodo merupakan brand sepatu lokal berkualitas. Pendirinya adalah Yukka Harlanda.

Sebenarnya, bukan hanya Yukka saja yang mendirikan perusahaan Brodo ini. Ia ditemani oleh Putera Dwi Kurnia. Mereka patungan uang yang hanya sebesar 7 juta. Namun, dari modal awal tersebut, mereka memiliki perusahaan Brodo yang begitu digemari oleh pria.

Bisnis ini berawal dari ketidaksengajaan. Awalnya, Yukka sering kesulitan setiap kali mencari sepatu. Pasalnya, ukuran kakinya besar sehingga sulit untuk mendapatkan sepatu dengan ukuran yang pas dan nyaman di kaki.

Hingga akhirnya ia memutuskan untuk memesan saja ke sebuah vendor. Ternyata, sepatu tersebut disukai teman-temannya. Karena itulah Yukka dan Putera Dwi Kurnia mencoba untuk memesan lagi dalam jumlah yang banyak. Mereka tawarkan ke teman-teman mereka berdua dengan sistem pre order. 

Tak disangka pemesanan membludak. Hingga akhirnya mereka membuat brand Brodo Footwear atau Brodo.

Strategi pemasaran yang mereka lakukan juga sangat sederhana. Karena masih mahasiswa, mereka menawarkan ke teman mahasiswa melalui media sosial seperti Facebook, Kaskus, dan BBM. Pada waktu itu, Kasus dan BBM masih sangat populer.

Sekarang, outlet Brodo sudah ada di beberapa kota besar seperti di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Bekasi. Omzet yang mereka terima sudah mencapai miliaran rupiah dalam kurun waktu satu bulan saja.

Namun, bukan keuntungan saja yang menarik. Dengan adanya Brodo, mereka juga meningkatkan ekonomi pengrajin lokal. Dan ini juga menunjukkan produk sepatu lokal tidak kalah dengan produk luar negeri.

Pelajaran yang Bisa Dipetik dari Kisah Mahasiswa Sukses Berwirausaha

Mahasiswa Sukses

Nah, itulah 3 kisah mahasiswa sukses menjadi entrepreneur ketika masih di kampus. Setidaknya, ada 3 pelajaran yang bisa diambil.

Pertama, usia muda tidak menjadi penghalang untuk bisa sukses jadi pengusaha. Tidak perlu menunggu hingga lulus sehingga kamu bisa memiliki penghasilan sendiri. 

Yang kedua, kreativitas itu penting. Sekarang ini, bisnis yang diterima adalah bisnis yang kreatif. Dengan sedikit kreativitas, bisnis kamu bisa menonjol dan diterima oleh masyarakat luas.

Baca Juga: Ini Dia Deretan Penyanyi Lagu Jawa Kondang

Yang ketiga, keuletan. Ini modal paling penting para pengusaha muda. Jiwa wirausaha tidak boleh hilang ketika menemui kegagalan. Justru jiwa itu harus terus berkobar. Cari ide lain. Fokus pada solusi. Inilah yang membuat wirausahawan muda terus bertahan. Dan ini sebenarnya ini yang paling penting dari kisah mahasiswa sukses berwirausaha.

What is your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Inspirasi