Gaya HidupInspirasiKesehatanTren Fashion Terbaru

Pola Makan Hidup Sehat yang Harus Kamu Pahami

4 Pola Makan Hidup Sehat yang Harus Kamu Pahami

Setiap orang pasti ingin menerapkan pola makan hidup sehat. Beberapa dari mereka merasa sudah menerapkan tips pola makan yang sehat. Mungkin kamu juga salah satunya. Namun, apakah kamu yakin pola makan yang kamu terapkan setiap hari sehat dan sesuai dengan dokter?

Baca Juga: Mau Tahu Seperti Apa Diet yang Baik untuk Remaja?

Ada banyaknya kamu cross check dulu mengenai pola makan setiap hari yang kamu lakukan. Jangan hanya mengikuti apa kata orang yang bukan ahli di bidang gizi. Atau kamu hanya mengikuti intuisi saja. Karena kamu merasa sudah makan makanan yang sehat dan kamu merasa sudah menerapkan pola makan hidup sehat yang benar.

Faktanya, bukan berarti kamu selalu makan makanan bergizi lalu pola makan kamu sudah sehat lho. Bagaimana dengan kandungan di dalam makanan tersebut? Apakah sesuai dengan kondisi badan? Apakah benar kandungan di dalam makanan yang kamu konsumsi itu yang diperlukan oleh tubuh?

Makanya, bukan hanya sekedar makan makanan yang bernutrisi tinggi saja yang harus kamu konsumsi. Alangkah baiknya jika kamu langsung cari tahu pola makan yang sehat itu seperti apa.

Pola Makan yang Sehat Sesuai Anjuran Dokter 

Memang benar pola makan hidup sehat itu pola makan di mana tubuh kamu mendapatkan nutrisi yang tinggi. Namun, apakah semua nutrisi? Apakah ada yang lain yang perlu dihindari?

Ada 4 hal pokok yang perlu kamu pelajari mengenai pola makan yang baik untuk tubuh yang sehat.

1. Protein Harus Diperbanyak

Makanan Protein - Pola Makan

Yang pertama, kamu harus memperbanyak mengkonsumsi protein. Mengapa? Setidaknya ada tiga alasan. Yang pertama, dengan mengkonsumsi makanan yang tinggi protein, metabolisme tubuh akan jauh lebih baik. Dengan demikian, nutrisi pun akan lebih efektif disalurkan. Organ tubuh bisa bekerja lebih baik lagi.

Yang kedua, makanan yang mengandung protein bisa menurunkan berat badan. Seperti yang banyak orang ketahui, kegemukan atau kelebihan berat badan sering menjadi pertanda kondisi kesehatan yang kurang baik. Jika kamu memiliki berat badan di atas normal, kamu bisa diet dengan cara mengkonsumsi makanan tinggi protein.

Yang ketiga, protein mampu membentuk otot serta sel dan juga jaringan di dalam sistem organ tubuh. Dengan cara ini, tubuh akan kuat dan tidak mudah sakit. Bukankah ini ciri dari tubuh yang sehat.

Jadi, bisa dipahami kan mengapa pola makan hidup sehat itu harus dimulai dengan cara memperbanyak mengkonsumsi makanan yang mengandung protein?

Nah, sekarang yang jadi pertanyaan adalah berapa protein yang tubuh butuhkan setiap hari? Ahli gizi menyarankan agar wanita mendapatkan 46 gram protein setiap hari. Sementara itu, kebutuhan protein untuk laki-laki sedikit lebih banyak, yaitu 56 gram. 

Tidak sulit untuk mendapatkan asupan protein. Ada banyak sekali makanan yang mudah ditemukan di sekitar yang tinggi kandungan proteinnya. Contohnya saja ayam, telur, dan daging. Jika ingin kandungan protein nabati, kamu bisa makan brokoli. Sayuran hijau yang satu ini sangat kaya akan proteinnya.

Jika kamu pecinta seafood, kamu bisa konsumsi udang. Udang ini juga mengandung protein yang sangat tinggi. Hanya saja, kamu harus perhatikan jika ada efek samping setelah makan udang. Beberapa orang alergi terhadap udang lantaran kandungan proteinnya yang sangat tinggi.

Usahakan agar kamu tidak hanya mendapatkan protein dari satu jenis makanan saja. Selain agar tidak bosan, kamu juga mendapatkan kandungan lain karena kandungan di dalam udang jelas beda dengan di dalam sayuran brokoli. 

2. Makan Makanan Mengandung Lemak

Makanan yang Mengandung Lemak - Pola Makan

“Lho kok lemak?” Tenang dulu. Jangan salah sangka dengan lemak. Ternyata, tubuh juga membutuhkan lemak lho. Lemak ini yang akan dibakar di dalam tubuh yang kemudian dikonversi menjadi energi. Hanya saja, jumlah lemak di dalam tubuh tidak boleh terlalu banyak.

Agar lebih aman, sebaiknya pilih makanan yang ada kandungan lemak baiknya. Jadi, di dalam dunia medis, lemak dibagi menjadi dua kategori, yaitu lemak baik dan lemak jahat. Lemak jahat inilah yang menumpuk di dalam tubuh. Ketika tidak dikonversi menjadi energi, lemak ini akan menjadikan seseorang mengalami obesitas.

Berbeda dengan lemak baik. Selain baik untuk tubuh, lemak yang satu ini juga mampu menurunkan risiko beberapa penyakit, terutama penyakit jantung serta stroke. Dua penyakit ini yang sering menjadi patokan kondisi kesehatan seseorang. Jika seseorang mengalami masalah jantung, biasanya ada juga penyakit lainnya yang menyerang.

Lalu, lemak baik itu dari makanan apa saja? Misalnya saja dari buah alpukat dan kacang Almond. Begitu juga dengan kacang kedelai. Jadi, untuk menerapkan pola makan hidup sehat, kamu bisa mulai pagi hari kamu dengan sarapan bubur kacang hijau atau roti selai kacang. Dua menu sarapan tersebut mengandung lemak baik yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.

3. Makanan yang Mengandung Karbohidrat Kompleks

Nasi Merah - Pola Makan

Karbohidrat memang tidak begitu baik. Apalagi bagi kamu yang berpotensi tinggi mengalami diabetes. Mengkonsumsi nasi harus dikurangi.

Sebenarnya, bukan hanya orang dengan risiko diabetes saja yang seharusnya mengurangi mengkonsumsi nasi. Tapi semua orang. Pasalnya, di dalam nasi, terdapat karbohidrat non kompleks. Ini jenis karbohidrat yang paling mudah dicerna. Karena mudah, maka tubuh mudah sekali merasa lapar. Akhirnya, kamu akan makan dalam porsi yang banyak. Dan sayangnya ada banyak karbohidrat yang akhirnya menumpuk dan tak terpakai menjadi asam lemak. Inilah yang kemudian menyebabkan kegemukan.

Berbeda jika kamu mengonsumsi makanan dengan kandungan protein kompleks. Ini jenis karbohidrat yang tidak mudah dicerna. Jadi, kamu akan lebih lama merasa kenyang. Energi pun tersimpan dan baru dikeluarkan ketika dibutuhkan.

Nasi merah menjadi sumber karbohidrat kompleks yang tinggi. Jadi, kamu bisa ganti nasi putih dengan nasi merah. Tidak harus di setiap kali kamu makan. Kamu bisa misalnya makan nasi merah di pagi hari. Ada menu sarapan yang enak, yaitu nasi merah liwet dengan sambal, telur, dan tempe.

4. Penuhi Serat Setiap Hari

Buah Pir - Pola Makan

Pola makan hidup sehat selanjutnya adalah memastikan makanan yang kamu konsumsi mengandung serat. Serat ini berperan untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan tubuh. Ini sangat krusial. Karena ketika sistem pencernaan diserang bakteri atau kuman, nutrisi dari makanan yang sudah kamu konsumsi tidak bisa diproses dengan baik.

Serat bisa kamu dapatkan dari berbagai sayuran hijau seperti bayam. Ada juga buah-buahan yang kandungan seratnya sangat tinggi seperti buah pir, pisang, dan apel.

Nah, itulah pola makan hidup sehat yang sepatutnya kamu terapkan. Mungkin kamu sudah menerapkan satu atau beberapa dari tips tersebut di atas. Namun, jika kamu masih merasa sering sakit, ada baiknya kamu konsultasi dengan dokter. Karena bisa saja ada penyakit atau gangguan tertentu yang kamu tidak sadari sebelum kamu menerapkan pola makan yang sehat.

Baca Juga: Budaya Hidup Sehat Pemanfaatan Waktu Luang

Selain menerapkan pola makan hidup sehat tersebut di atas, kamu juga harus menghindari makanan yang tidak sehat. Seperti contoh fast food. Ini sebenarnya yang merusak kesehatan tubuh kamu dalam jangka yang jauh ke depan.

What is your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Gaya Hidup