Gaya HidupInspirasiKesehatanTravelTravelingWisata

Mau Liburan di Jepang Saat Pandemi? Bisa Asal Tahu Aturan Ya

Mau Liburan di Jepang Saat Pandemi? Bisa Asal Tahu Aturan Ya

Salah satu negara yang kabarnya akan menerima wisatawan dari luar negeri adalah Jepang. Hanya saja, ada aturan super ketat jika kamu ingin liburan di Jepang saat pandemi. Aturan apa saja yang harus kamu penuhi?

Baca Juga: Wisata Bandung yang Lagi Hits

Sudah barang pasti aturan tersebut sangat ketat. Tes bebas Covid-19 tentu menjadi syarat utama. Bukan hanya Jepang tapi juga negara-negara lainnya. Khusus untuk Jepang, ada aturan yang sangat ketat yang harus kamu ikuti.

Jika kamu ingin liburan di Jepang saat pandemi, ada baiknya kamu ketahui aturan-aturan tersebut.

Aturan Liburan di Jepang Di Saat Pandemi

Aturan liburan di Jepang

Ada beberapa pertimbangan kenapa Jepang ingin membuka wisata untuk wisatawan mancanegara. Yang pertama, Jepang merasa sudah berhasil mengendalikan Covid-19. Memang beberapa waktu kemarin, mereka menutup akses dari luar. Mereka menerapkan cara tertentu untuk mencegah Covid-19 menyebar di warga mereka sendiri. Dan mereka berhasil. Saat ini, mereka cukup confident untuk menerapkan cara tersebut kepada wisatawan asing yang datang ke Jepang.

Selain itu, Jepang juga tidak ingin perekonomiannya lumpuh. Memang banyak sekali sektor yang menunjang perekonomian Jepang. Hanya saja, pariwisata juga memegang peranan yang sangat signifikan. Dengan membuka wisata, diharapkan perekonomian Jepang bangkit lebih cepat lagi.

Apalagi sebentar lagi Jepang akan menggelar acara Olimpiade. Dengan membuka wisata, ini sekaligus menjadi percobaan bagaimana Jepang menerima orang dari luar negeri tanpa harus membuat kasus infeksi Covid-19 melonjak.

Dan liburan di Jepang saat pandemi ini diatur agar Jepang benar-benar bisa membuktikan sebagai negara yang mampu mengontrol penyebaran Covid-19. Setidaknya ada tiga aturan ketat. 

Yang pertama, semua wisatawan dari negara manapun harus melakukan tes. Dan ini tidak hanya dilakukan saat berangkat tapi juga saat tiba di Jepang. 

Yang kedua, wisatawan tidak boleh datang dalam kelompok besar, melainkan kelompok kecil. Itupun semua kelompok kecil diatur lagi agar masing-masing kelompok tidak mengunjungi satu tempat wisata yang sama. Karena itu bisa menyebabkan kerumunan.

Dan yang terakhir, wisatawan tidak diperbolehkan menggunakan transportasi umum, seperti kereta atau bus. Mereka harus menggunakan mobil sewaan. Ini dilakukan agar tidak terjadi pertemuan antara warga Jepang dengan wisatawan mancanegara di sebuah alat transportasi. 

Terutama saat wisatawan baru saja datang ke Jepang. Jelas sekali ada larangan bagi mereka untuk menggunakan moda transportasi umum.

Untuk itu, jika kamu ingin liburan di Jepang saat pandemi, sepertinya kamu harus siapkan budget yang cukup banyak. Misalnya saja untuk menjalani serangkaian tes Covid-19. Ada kemungkinan kamu harus melakukan tes berulang-ulang kali. 

Belum lagi biaya untuk menyewa mobil. Padahal, salah satu cara hemat liburan di Jepang adalah memanfaatkan alat transportasi di Jepang yang sudah terintegrasi dengan baik. Saat pandemi, mau tidak mau kamu harus menggunakan mobil sewaan selama kamu traveling di Jepang.

Tetap tertarik liburan di Jepang? Banyak yang tetap ingin ke Jepang. Selain tempat wisata yang menarik, sepertinya Jepang menjadi negara yang menjamin setiap orang aman dari Covid-19. Selama ini, pemerintah sangat ketat dalam mencegah penyebaran virus Covid-19. Dan pemerintah sudah mendapatkan kepercayaan dari masyarakat dunia. 

Prosedur yang Harus Dilewati Saat Ingin Masuk ke Jepang

Ada kemungkinan aturan lama di Jepang akan tetap diterapkan. Sebelum akhirnya mereka membuka lebih lebar pintu kedatangan para wisatawan dari luar negeri, mereka sebenarnya sudah mencoba. Hanya saja, beberapa wisatawan dari negara tertentu saja yang diperbolehkan. 

Meskipun demikian, sebaiknya kamu tahu prosedur yang mulai di pertengahan pandemi diterapkan oleh Jepang. Berikut ini prosedurnya: 

1. Prosedur Sebelum Masuk ke Jepang

Swab test - liburan di Jepang

Sebelum kamu berangkat ke Jepang, pemerintah akan mengkonfirmasi apa saja yang akan kamu lakukan di Jepang. Jika kamu ingin liburan di Jepang saat pandemi, kamu harus menunjukkan rencana perjalanan. Tempat wisata mana saja yang akan kamu kunjungi serta berapa lama kamu akan berada di negara tersebut.

Untuk memperlancar prosedur ini, sangat disarankan agar kamu mengambil paket perjalanan. Dan sebaiknya kamu cari biro lokal di Jepang. Ini akan mempermudah proses ini.

Selain itu, kamu juga akan ditanya riwayat kesehatan selama 14 hari terakhir. Dalam hal ini, sepertinya kamu harus menunjukkan kondisi kesehatan selama 14 hari tersebut dengan cara meminta keterangan dari dokter. Baru kemudian kamu harus melakukan tes PCR. Dan harus dipastikan juga bahwa hasil tes PCR yang kamu lakukan negatif Covid-19.

2. Prosedur Setelah Sampai di Jepang

Pengecekan swab - liburan di Jepang

Tes PCR tidak hanya dilakukan sebelum kamu berangkat tapi juga setelah kamu sampai di bandara di Jepang. Pemerintah tidak ingin mengambil risiko karena bisa saja dalam perjalanan kamu terinfeksi dari penumpang lainnya. Setelah itu, surat perjalanan wisata bisa kamu serahkan kepada petugas lengkap dengan hasil negatif tes PCR.

Selanjutnya, petugas akan memperkenalkan aplikasi pengecekan kontak fisik. Inilah aplikasi yang digunakan oleh pemerintah Jepang untuk mengetahui keberadaan kamu selama di Jepang, dengan siapa saja kamu berinteraksi, dan lain sebagainya. Aplikasi ini dibuat dengan tujuan agar pemerintah Jepang lebih mudah dalam melakukan tracing jika terjadi penyebaran virus Covid-19. 

3. Prosedur Selama Tinggal di Jepang

mobil sewaan - liburan di Jepang

Selama di Jepang, kamu juga harus melakukan pemantauan kesehatan selama 14 hari. Liburan di Jepang saat pandemi mungkin kurang menyenangkan karena kamu tidak diperbolehkan untuk menaiki moda transportasi umum seperti kereta cepat milik Jepang. Kamu harus menggunakan mobil sewaan. Pergerakan pun dibatasi. Kamu hanya diperbolehkan berada di tempat penginapan dan juga tempat wisata yang sudah kamu tentukan.

4. Prosedur Saat Akan Meninggalkan Jepang

Protokol Kesehatan - liburan di Jepang

Sudah selesai berlibur di Jepang? Saatnya pulang. Namun, kamu tidak bisa pulang begitu saja. Jepang akan menghubungi negara tujuan agar mereka bisa mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan negara tersebut. Dalam hal ini adalah Indonesia.

Itulah beberapa prosedur saat kamu liburan di Jepang saat pandemi. Memang agak sedikit merepotkan. Akan tetapi, liburan di Jepang bisa jadi menjadi liburan yang paling aman. Ini negara yang sangat concern terhadap virus Corona. Makanya, jika kamu ingin liburan yang aman saat pandemi, sepertinya Jepang adalah tempat yang cocok.

Dan bukan tidak mungkin negara-negara lain juga akan menerapkan hal yang sama. Tidak ada yang tahu kapan pandemi akan berakhir. Yang bisa mereka lakukan adalah bagaimana cara kehidupan bisa berjalan normal dengan tanpa membiarkan orang-orang terinfeksi virus Corona. Dan Jepang bisa menjadi salah satu contohnya.

Baca Juga: Warga Desa Sulap Sawah Jadi Tempat Wisata

Kehidupan ekonomi negara manapun harus terus berjalan. Semua sektor tidak bisa ditutup terus menerus. Memang sektor pariwisata yang sangat mungkin menjadi sektor yang dibuka paling akhir. Akan tetapi, Jepang sudah cukup untuk dijadikan contoh bahwa pariwisata bisa lebih cepat dibuka dengan menerapkan protokol yang ketat. Semua orang dari berbagai penjuru dunia bisa merasa aman untuk liburan di Jepang saat pandemi.

What is your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Gaya Hidup