Gaya HidupInspirasiTren Fashion Terbaru

10 Tips Menahan Emosi Saat Puasa

10 Tips Menahan Emosi Saat Puasa

Menjalankan ibadah puasa merupakan suatu kewajiban bagi seluruh umat muslim. Berpuasa tak hanya sekedar menahan rasa lapar dan dahaga saja. Saat puasa juga harus bisa menahan emosi buruk dan rasa marah. Oleh karena itu penting untuk mengetahui tips menahan emosi saat puasa.

Baca Juga: Pelajaran Berharga dari Beberapa Startup Indonesia yang Sukses

Perasaan buruk yang timbul akibat rasa marah dan emosi saat berpuasa sebisa mungkin harus dihindari. Karena hal tersebut akan mengurangi pahala ibadah yang didapatkan. Memang bukan hal mudah untuk menahan emosi dan mengontrol amarah dengan baik apalagi jika sedang dalam kondisi lapar dan haus. Meski begitu rasa amarah perlu untuk dikendalikan.

Berikut inilah 10 tips menahan emosi saat puasa:

1. Mencari sumber masalah

Mencari sumber masalah - Menahan Emosi saat Puasa

Pada umumnya perasaan marah atau emosi muncul karena ada masalah yang mengganggu atau belum diselesaikan. Oleh karena itu penting untuk mengetahui sumber masalahnya. Dengan begitu bisa dicari solusi atau penyelesaian masalah dengan kepala dingin. Sehingga tidak akan menyebabkan perasaan meluap-luap yang berlebihan.

Terkadang sumber masalah tidak hanya berasal dari orang lain. Bahkan bisa terjadi karena diri sendiri yang terlalu berlebihan dalam menanggapi sesuatu yang sebenarnya tidak perlu dipikirkan berlebihan. Jika emosi berasal dari diri sendiri maka tips menahan emosi saat puasa adalah dengan cara berdamai dengan diri sendiri.

2. Belajar mengontrol perasaan yang berlebihan

Mengontrol Perasaan Emosi - Menahan Emosi saat Puasa

Perasaan berlebihan biasanya berasal dari harapan atau ekspektasi terhadap suatu hal yang berlebihan. Terkadang jika harapan tak sesuai dengan ekspektasi bisa mengakibatkan kemarahan terhadap orang lain atau bahkan bisa pada diri sendiri. 

Apalagi jika dalam kondisi berpuasa, alangkah baiknya untuk tidak berlebihan dalam menaruh harapan kepada orang lain atau diri sendiri. Jangan terlalu berharap jika orang lain bisa memahami diri kita dengan baik begitu pula sebaliknya. Yang perlu dilakukan adalah mengontrol ekspektasi saat berpuasa.

3. Istirahat sejenak

Istirahat Sejenak - Menahan Emosi saat Puasa

Ketika rasa emosi dan amarah menyelimuti diri kamu saat sedang berpuasa, kamu bisa meluangkan waktu sejenak untuk beristirahat terlebih dahulu. Dengan begitu perasaan kamu akan sedikit lebih tenang. Selain itu rasa amarah dan emosi hanya akan buang-buang tenaga saat kamu sedang berpuasa. Lebih baik untuk menggunakan waktu dengan melakukan hal yang bermanfaat.

Dalam islam juga dianjurkan untuk duduk jika sedang marah dalam keadaan berdiri dan tidur jika marah dalam keadaan duduk. Dengan begitu tubuh akan terasa lebih rileks sehingga emosi bisa mereda. 

4. Mengatur dan menarik napas panjang

Menarik Napas Panjang - Menahan Emosi saat Puasa

Tips menahan emosi saat puasa adalah dengan menarik napas panjang dan mengatur napas agar lebih stabil. Cara ini dianggap bisa membantu mengurangi rasa emosi agar lebih membaik. Selain itu pernapasan panjang juga bisa membantu memberikan rasa nyaman dan tenang.

Caranya dengan meletakan tangan pada bagian diafragma atau di antara perut dan dada setelah itu ambil napas dalam-dalam dan rasakan gerakan perut yang mengembang dan mengempis. Lakukan secara berulang agar napas lebih teratur. 

5. Meditasi

Meditasi - Menahan Emosi saat Puasa

Meditasi menjadi salah satu tips menahan emosi saat puasa. Pasalnya jika seseorang rutin berlatih meditasi mampu untuk mengurangi perilaku agresif pada dirinya. Oleh karena itu jika kamu merasa marah yang meluap-luap, kamu bisa melakukan meditasi untuk membantu menenangkan pikiran.

Saat bulan puasa ini, kamu bisa melakukan meditasi dengan cara berdzikir. Hal ini akan membuat hati kamu lebih tentram dan damai.

6. Olahraga

Olahraga - Menahan Emosi saat Puasa

Saat menjalani ibadah puasa bukan berarti kamu harus bermalas-malasan saja. Memang saat puasa harus menahan rasa lapar dan dahaga hingga waktu berbuka puasa. Kamu bisa melakukan olahraga untuk tetap menjaga kebugaran tubuh. Olahraga juga mampu merangsang pelepasan zat kimia pada otak dan membuat tubuh lebih nyaman.

Menurut penelitian, olahraga juga menjadi alternatif yang efektif untuk mengatasi perasaan emosi. Kamu bisa melakukan olahraga ringan seperti yoga atau berjalan santai.

7. Fokus pada hal positif

Fokus Pada Hal Positif - Menahan Emosi saat Puasa

Alih-alih menahan emosi saat puasa lebih baik kamu menggunakan waktu puasa dengan melakukan hal positif. Kamu bisa fokus pada hal lain yang lebih produktif. Misalnya kamu bisa meluangkan waktu untuk memasak, membersihkan rumah, atau melakukan kegiatan yang kamu sukai. Hal tersebut akan mengasah kemampuan kamu sehingga akan terus berfikir positif.

Kegiatan tersebut perlahan-lahan membantu melupakan masalah yang membuatmu emosi. Semakin kamu sibuk maka perasaan marah akan perlahan dapat dilupakan. Ini menjadi tips mengatasi menahan emosi saat puasa yang ampuh.

8. Berfikir lebih jauh

Berpikir Lebih Jauh - Menahan Emosi saat Puasa

Perasaan emosi atau amarah dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Jika perasaan tersebut dibiarkan terus-menerus akan menimbulkan dampak negatif seperti terjadi perselisihan, dendam, dan menjauhkan dari orang-orang terdekat. Tentunya itu sangat merugikan bagi kedua belah pihak.

Oleh karena itu jika terjadi permasalahan atau perselisihan harus diselesaikan dengan baik-baik dan dengan kepala dingin. Tentunya setiap permasalahan bisa diatasi dan ditemukan solusinya. Jangan terlalu gegabah dan keras kepala.

9. Membaca Al-Qur’an

Membaca Al-quran - Menahan Emosi saat Puasa

Saat menjalani ibadah puasa lebih baik menggunakan waktu sebaik mungkin untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, salah satunya dengan membaca al-qur’an. Dengan membaca al-qur’an akan semakin menambah pahala di bulan puasa. Hal ini lebih baik daripada membuang-buang waktu untuk melakukan hal yang kurang bermanfaat.

Daripada menuruti emosi yang tidak ada habisnya dan malah membuat penyakit hati. Membaca al-qur’an lebih dianjurkan karena bisa menjadi obat dari penyakit hati seperti marah, iri, dengki dan lainnya.

10. Mampu mengenali diri sendiri

Mengenali Diri Sendiri - Menahan Emosi saat Puasa

Mengenali diri sendiri menjadi salah satu tips mengatasi menahan emosi saat puasa. Dengan begitu kamu bisa mengenali tanda-tanda saat kesal terhadap sesuatu dan jadi lebih mudah untuk mengatasinya. Kamu akan lebih cepat menenangkan diri dan tidak menjadikan emosi berkelanjutan.

Saat muncul tanda-tanda emosi kamu bisa segera menjauh dari situasi tersebut. Karena jika dibiarkan akan semakin menyulut emosi yang lebih besar. Lebih baik diam terlebih dahulu dan biarkan perasaan tenang. Karena jika berbicara dalam keadaan menahan emosi saat puasa justru memperburuk keadaan.

Dampak Bagi Kesehatan Tubuh di Balik Menahan Emosi Saat Puasa

Saat menjalani ibadah puasa menjadi momen untuk melatih dan mengontrol emosi di saat marah. Menahan marah di saat puasa akan menambah pahala di bulan ramadhan. Selain itu juga bermanfaat bagi kondisi kesehatan tubuh. Hal ini dapat diatasi dengan mengaplikasikan beberapa tips menahan emosi saat puasa.

Sebenarnya perasaan marah hanya timbul sesaat namun dampaknya bisa sangat merugikan. Bahkan ada beberapa orang yang merasa menyesal setelah meluapkan perasaan marah secara berlebihan.

Tak hanya itu, saat seseorang menahan emosi saat puasa dan amarah akan berdampak buruk pada kekebalan tubuh sehingga dapat memicu timbulnya penyakit kronis dan resiko inflamasi. Berikut inilah dampak buruk bagi kesehatan jika menahan emosi :

1. Memicu timbulnya penyakit jantung

Emosi secara berlebihan dapat menyebabkan timbulnya penyakit jantung. Seseorang yang mudah marah dua kali lebih rentan terkena serangan jantung daripada orang yang bisa mengontrol amarahnya. Apalagi di bulan puasa ini dituntut untuk bisa mengontrol emosi agar mendapatkan pahala berlebih.

2. Rentan terkena stroke

Menurut penelitian, orang yang mudah marah tiga kali lebih beresiko terkena penyakit stroke. Penyakit stroke tak hanya menyerang orang dewasa saja melainkan banyak anak muda yang masih berusia 20-an sudah rentan terkena stroke. Maka dari itu bagi siapa saja sangat disarankan untuk melatih emosi sejak dini.

3. Daya tahan tubuh melemah

Daya tahan tubuh manusia cenderung lebih lemah saat berpuasa karena menahan lapar dan dahaga. Namun bukan berarti tidak beraktivitas sama sekali melainkan lebih menyesuaikan dengan keadaan. Maka dari itu sangat disayangkan jika sedang menjalankan puasa dan tiba-tiba tidak bisa mengontrol emosi sehingga berdampak pada daya tahan tubuh yang semakin melemah.

4. Gangguan kecemasan

Menahan emosi akibat perasaan marah yang meluap-luap tidak jauh imbasnya dari gangguan kecemasan. Apalagi jika sebelumnya kamu sudah memiliki gangguan kecemasan. Hal tersebut semakin memperparah kondisi kesehatan mental kamu. Tentu saja jika hal ini sering terjadi saat kamu menjalani ibadah puasa maka akan semakin menurunkan kualitas ibadah.

5. Memicu kerusakan paru-paru

Ternyata kerusakan pada paru-paru tak hanya ditimbulkan karena efek merokok saja melainkan rasa marah berlebihan juga dapat memicu kerusakan paru-paru. Menahan marah dapat merusak kesehatan mental maupun fisik. Bahkan bisa berujung pada kesalahan fatal yang mengakibatkan kematian.

Baca Juga: Cara Hidup Sehat dan Awet Muda yang Mudah Sekali

Itulah berbagai tips menahan emosi saat puasa yang harus para pembaca ketahui. Semoga bermanfaat!

What is your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Gaya Hidup